Bisnis gagal sudah biasa, tapi proses Bangkitanya Yang Luar Biasa

Let’s get real, semua fase dalam hidup pasti pernah mengalami kegagalan, termasuk dalam dunia bisnis. Meskipun hal ini tetap ditakuti, penting bagi Anda untuk memahami bahwa gagal merupakan hal umum dan wajar yang sering terjadi pada pelaku-pelaku usaha. Bahkan, orang-orang yang telah sukses dan memiliki bisnis berkembang pun sering mengalami kegagalan pada masa proses perkembangannya. Hal ini pun diakui oleh Achmad Zaky, CEO dari perusahaan marketplace Bukalapak, “Kami sudah ada sejak tahun 2010. Jalan kami tidak semulus yang orang kira. Kami banyak gagal”.  Meskipun berulang kali mengalami kegagalan, kini Bukalapak telah menjadi salah satu pemain besar di dunia digital di Indonesia berkat berbagai inovasi kreatif yang terus dilakukannya.

Lalu, apa yang harus dilakukan saat Anda mengalami kegagalan dalam usaha bisnis Anda? Berikut adalah beberapa tips dari  ACCURATE ONLINE, sebuah software akuntansi online berbasis cloud terkemuka di Indonesia, bagi para pengusaha-pengusaha agar tidak menyerah saat masa gagal tiba :

Bersikap Tenang Dan Berbagi Pengalaman

Dalam mengalami kegagalan, sudah sewajarnya bila Anda merasa sedih dan panik. Namun, usahakan agar Anda tidak terlalu lama berada pada perasaan negatif yang akan menghambat langkah selanjutnya. Bersikaplah tenang, agar langkah selanjutnya dapat diambil dengan tepat dan tidak salah langkah. Jangan lupa untuk berbagi pengalaman kegagalan bersama pebisnis lain yang sudah lebih sukses, agar Anda mendapat insight dari pengalaman jatuh bangun dan cara menghadapinya dengan bijak.

Evaluasi Kegagalan

Langkah selanjutnya adalah mengevaluasi apa kesalahan fatal yang Anda ambil hingga mengakibatkan sebuah kegagalan terjadi. Selidiki, kira-kira apa saja kesalahan yang telah dilakukan dan apa penyebabnya. Dengan melakukan evaluasi tersebut, Anda akan lebih mudah menangani masalah yang sama apabila muncul di kemudian hari dengan langkah yang lebih strategis. Setelahnya, jangan lupa untuk mengapresiasi diri sendiri terhadap keputusan berani yang Anda pilih karena tidak semua orang berani melakukan hal tersebut.

Mulai Dari Hal-Hal Ringan

Bangkit dari kegagalan, bukan berarti Anda harus melakukan perubahan strategi yang revolusioner. Seringkali, dengan fokus membenahi kegagalan-kegagalan kecil dan sederhana lebih bermanfaat bagi bisnis Anda. Meskipun perubahan-perubahan yang dilakukan terlihat kecil, jika Anda lakukan dengan teratur maka hasil baik akan mulai terlihat dan dapat menjadi faktor penentu semangat untuk melangkah maju.

Ciptakan Peluang Anda Sendiri

Jeli terhadap perkembangan pasar, mengenai tren marketing dan platform media apa yang sedang digemari oleh pasar. Di era yang telah beralih ke digital ini, Anda dapat memanfaatkan kesempatan bagus ini untuk meraih pasar yang lebih luas lagi. Selain itu, Anda juga perlu untuk perlahan mempersiapkan diri dalam berbagai aspek agar saat kesempatan datang, Anda tidak panik dan siap kembali menjalankan bisnis Anda.

Benahi Sistem Kerja Usaha Anda

Inilah saat yang tepat untuk mengevaluasi apakah strategi yang Anda jalankan selama ini tepat atau tidak. Selain itu, mengevaluasi efektivitas sistem kerja juga perlu Anda cermati, apakah sumber daya yang Anda gunakan sudah tepat guna dan efisien, apakah perangkat kerja yang digunakan telah sesuai dan biayanya dapat ditekan. Di jaman yang serba digital, bahkan hingga perangkat akuntansi pun telah berubah menjadi mobiledengan teknologi cloud saat ini, yang mana lebih cocok bagi perusahaan yang sedang merintis dan berkembang dengan cost yang lebih efisien.

4 Hal Pertama Yang harus di pahami untuk belajar Akuntansi

Mendirikan sebuah bisnis bisa dilakukan oleh siapa saja. Namun, satu hal yang perlu diperhatikan bahwa tidak semua orang bisa mengelolanya dengan baik. Bisa mendirikan bisnis belum tentu bisa mengelolanya. Setelah berhasil merealisasikan ide dan inovasi yang Anda punyai ke dalam sebuah bisnis, tentunya akan ditemukan halangan dan masalah yang akan hadir seiring Anda menjalankannya.Anda harus memulai belajar akuntansi secara mendasar  agar keuangan dapat terkontrol.

Salah satu masalah yang kerap dihadapi oleh para pelaku bisnis ini adalah krisis finansial. Memang, finansial bisnis yang tidak dikelola secara tepat dan bijaksana bisa membawa bisnis Anda pada kebangkrutan. Inilah yang sering dialami oleh para pelaku bisnis di luar sana. Untuk itu, Anda perlu mempelajari ilmu akuntansi. Meskipun Anda tidak memiliki latar belakang akuntansi, namun begitu mendirikan bisnis, ilmu akuntansi ini amat diperlukan. Berikut 5 hal yang harus Anda pelajar sebelum berkenalan dengan ilmu akuntansi.

Ketahui Dulu Apa Itu Laporan Keuangan

Perlu Anda ketahui bahwa inti dari belajar akuntansi adalah untuk bisa membuat sebuah pembukuan, penjurnalan dan hasil akhirnya adalah menghasilkan Laporan Keuangan Laporan keuangan ini amat diperlukan bagi setiap perusahaan dan usaha, termasuk UMKM untuk memahami bagaimana kondisi keuangan bisnisnya saat ini. Jika perusahaan tidak memiliki laporan keuangan, maka bisnis akan sulit dilihat perkembangannya. Dengan membuat laporan keuangan, Anda sebagai pelaku bisnis bisa tahu kondisi pengeluaran dan pemasukan Anda.

Pada akhirnya, hal ini akan menjadi pedoman Anda dalam membelanjakan uang. Selain itu, laporan keuangan juga akan membantu Anda dalam mendapatkan investor Investor yang Anda minta untuk bekerja sama, akan berusaha melihat kondisi keuangan bisnis melalui laporan keuangan yang Anda buat. Arus kas yang seimbang serta pengeluaran dan pemasukan yang stabil akan memudahkan langkah Anda dalam mendapatkan investor.

Tulislah Angka-Angka Transaksi Sedetail Dan Seakurat Mungkin

Pada dasarnya, akuntansi merupakan upaya untuk mencatat segala hal di dunia nyata yang berkaitan dengan uang. Pengeluaran, pemasukan, untung, laba, serta biaya-biaya lainnya harus ditulis secara mendetil walaupun hanya seribu rupiah, karena kalau tidak maka hal ini akan mempengaruhi hasil akhir dari perhitungan laporan keuangan Anda.

Laporan yang ditulis berdasarkan fakta (dalam hal ini angka nominal) mampu memberikan hasil yang tepat dan bisa Anda jadikan sebagai pedoman untuk mengambil keputusan langkah apa yang selanjutnya harus dilakukan. Berbeda jika jumlah angka yang tertera tidak sesuai, tentu hal ini akan merugikan Anda dan hasil yang diberikan juga menjadi tidak valid.

Laporan Keuangan Adalah Cermin Kondisi Bisnis Anda

Dalam penyusunan laporan keuangan, Anda tidak bisa hanya melakukannya satu langkah saja, tetapi harus melalui serangkaian proses yang cukup menyita waktu. Anda tidak bisa hanya menghitung pengeluaran dan pemasukan lalu menjumlahkannya dan menghitung selisih untuk kemudian bisa menyimpulkan apakah bisnis Anda mengalami untung atau rugi.

Namun, menyusun laporan keuangan harus melalui beberapa tahap. Ada tahap penghitungan modal juga sehingga Anda bisa mendapatkan hasil yang tepat sesuai kondisi bisnis Anda. Mungkin Anda berpikir dengan menjumlahkan pengeluaran dan penghasilan ternyata jumlah pendapatan jauh lebih banyak dan Anda menyimpulkan bisnis mengalami untung.

Belum tentu. Masih ada biaya modal yang juga harus Anda masukkan ke dalam hitungan, apa lagi jika modal tersebut didapatkan dari hasil pinjaman. Dengan begitu, Anda bisa tahu bahwa sebenarnya perusahaan Anda mengalami untung atau rugi.

Ingat, Selain Laporan Keuangan Juga Ada Hal Lain Yang Perlu Anda Perhatikan

Belajar ilmu akuntansi memang penting, tapi Anda juga harus ingat bahwa ini bukanlah satu-satunya cara yang bisa Anda lakukan untuk mengembangkan perusahaan. Belajar ilmu akuntansi hanya satu dari banyak hal yang harus Anda pelajari dalam berbisnis. Selain menimba ilmu akuntansi , Anda juga harus belajar kemampuan manajemen lainnya misalnya seperti memasarkan produk, memahami kondisi pasar agar bisa memanfaatkan peluang, bagaimana memperlakukan konsumen, dan masih banyak lagi. Ingat, belajar ilmu akuntansi hanya satu bagian dari semua itu yang memainkan peran penting dalam berbisnis.

Bagi Anda yang masih pemula dalam belajar ilmu akuntansi, mungkin akan memerlukan waktu lebih lama untuk bisa memahami. Namun, hal itu bukan masalah karena semua hal pasti ada prosesnya. Seiring berjalannya waktu, Anda akan mampu belajar dan mengembangkan ilmu akuntansi yang Anda miliki. Bagi para pebisnis pemula, tentu hal ini sangat bermanfaat dibanding harus menyewa jasa seorang akuntansi, mengingat penghasilan yang ada belum seberapa mencukupi untuk menutup biaya tersebut.

Jika Anda memang belum ingin melakukan perekrutan seorang akuntan, ada baiknya Anda menggunakan software akuntansi dalam mengurus segala hal yang berkaitan dengan pembukuan. Software akuntansi, tentunya akan memudahkan Anda dalam mengurus keuangan bisnis. Anda bisa menggunakan software akuntansi ACCURAT Online (AOL) yang memiliki harga cukup terjangkau bagi para pebisnis pemula. Tak hanya harga, meskipun cukup terjangkau fitur pada AOL pun sangat user friendly, dan cocok disesuaikan dengan segala jenis bisnis Anda.

Dengan adanya software akuntansi, tentunya Anda bisa mudah dalam belajar akuntansi dan mudah dalam membuat pembukuan serta laporan keuangan. Selamat mencoba, jika Anda berminat untuk mencoba trial AOL selama 30 hari, Anda bisa langsung mengklik banner ini.

6 Hal yang harus di persiapkan dalam mendirikan Bisnis Cafe atau Restoran

Cafe atau restoran seakan menjadi kebutuhan krusial bagi masyarakat yang hidup di zaman serba sibuk ini. Gaya hidup yang sibuk membuat tak semua orang memiliki banyak waktu untuk memasak makanannya sendiri di rumah sehingga pemenuhan kebutuhan makan secara instan semakin dicari. Hal inilah yang kemudian melatarbelakangi munculnya banyak cafe dan restoran. Oleh sebab itu, cafe dan restoran adalah lahan bisnis yang cukup menggiurkan. Apakah Anda tertarik untuk membuka cafe atau restoran? Berikut beberapa hal yang perlu Anda persiapkan.

Pikirkan Menunya

Menu ini menentukan harga yang akan Anda tawarkan pada konsumen. Bahan apa saja yang Anda gunakan untuk menunya, yang biasa atau premium berkualitas tinggi? Variasi menunya juga perlu dipikirkan. Semakin banyak menu yang Anda tawarkan, hal ini juga berkesempatan untuk menarik pengunjung lebih banyak. Agar Cafe lebih unik, maka sajikan kreasi menu yang berbeda dari lainnya.

Cari Tempat Yang Strategis

Tempat yang strategis tak harus di tengah kota dengan harga sewa tempat yang lumayan mahal. Sesuaikan saja dengan pasar yang akan Anda bidik. Misalnya jika Anda ingin membuka cafe untuk para mahasiswa maka buka saja di sekitar kampus. Tentu saja, harganya juga harus Anda sesuaikan dengan kantong mahasiswa. Hal ini berbeda dengan Anda ingin membuka restoran yang high-end untuk kalangan menengah.

Fasilitas

Satu fasilitas cafe yang wajib adalah layanan Wi-Fi. Layanan Wi-Fi yang kencang bisa membuat pengunjung berlama-lama. Selain itu, jika cafe atau restoran Anda cukup besar, apalagi ditujukan untuk tempat makan keluarga, maka menyediakan toilet dan mushola kecil bisa sangat membantu dan akan menjadi daya tarik tersendiri bagi beberapa komsumen Mereka tidak perlu jauh-jauh mencari tempat ibadah di luar cafe ketika akan melakukannya di tengah waktu makan.

Pikirkan Jumlah Karyawan

Ketika baru pertama kali membuka, tentunya bisnis belum berkembang dan Anda tidak tahu berapa besar keuntungan yang mungkin akan dihasilkan, bukan? Oleh sebab itu, jangan tergesa-gesa menyewa karyawan terlalu banyak. Pekerjakan satu karyawan saja atau sesuai kebutuhan cafe. Jika usaha Anda sudah mulai berkembang, maka Anda baru bisa menambah karyawan satu per satu untuk memenuhi kebutuhan. Jika Anda menyewa karyawan terlalu banyak tetapi jumlah pemasukan kurang, maka bisa menimbulkan kerugian.

Pilih Supplier Yang Tepat

Anda juga harus memilih supplier untuk cafe Anda. Pasti Rene Pos pplier yang Anda pilih adalah yang menawarkan harga terbaik dengan kualitas yang tak perlu diragukan. Dengan begitu, Anda bisa lebih banyak menghemat pengeluaran. Meskipun demikian, Anda juga harus menjalin kerja sama dengan supplier secara baik-baik. Bangun rasa saling percaya. Jangan sampai Anda terlambat membayar bahan sehingga mereka juga tidak akan terlambat dalam melakukan pengiriman.

Jangan Lupa Pake Software Akuntansi Dan Point Of Sale

Ketika Anda memiliki cafe atau restoran, sudah tentu Anda memiliki berbagai macam jenis menu. Disinilah Anda harus mempersiapkan beberapa software untuk membantu bagian keuangan dan kasir dalam memudahkan ketika proses pembayaran yang dilakukan oleh customer. Disinilah Anda membutuhkan software Rene Pos rogram pembayaran di meja kasir.

Untuk manajemen keuangan atau yang dikenal dengan sistem akuntansi, Anda bisa menggunakan Accurate Online ( Aol )untuk pembukuan usaha milik Anda. AOL pun bisa menjadi penolong Anda dalam menyusun laporan keuangan Cafe atau restoran milik Anda. Sehingga Anda tidak perlu pusing saat ingin membuat sebuah laporan keuangan.

Dengan melakukan persiapan-persiapan di atas, kini Anda bisa memulai usaha cafe Anda dengan percaya diri. Membuka cafe tentu tidak bisa dilakukan secara sembarangan, bukan? Semuanya harus dipertimbangkan secara matang. Kalau Anda salah membidik pasar, tentu hal ini akan menghambat perkembangan bisnis cafe Anda, bukan? (Penulis.ID)

5 Tips Penting pembukuuan Untuk Melancarkan Bisnis UKM

Bagi seorang pelaku bisnis UKM, harus bisa menyusun pembukuan. Apa lagi kalau bisnis masih dalam skala kecil sehingga mengharuskan pemiliknya untuk lebih cerdas dalam mengatur keuangannya sehingga tidak memungkinkan untuk menyewa jasa seorang akuntan, maka mau tidak mau Anda harus belajar secara otodidak. Tidak perlu ilmu akuntansi yang rumit untuk menyusun pembukuan bagi bisnis UKM, yang terpenting, Anda tahu hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan. Berikut tips penting pembukuan untuk melancarkan bisnis UKM Anda.

Mengumpulkan Semua Bukti Transaksi

Ini pentingnya Anda menyimpan semua bukti transaksi yang pernah dilakukan. Struk belanja, nota pembelian, dan kuitansi lainnya jangan sampai dibuang. Kumpulkan jadi satu di suatu tempat sehingga ketika Anda memerlukannya untuk pencatatan laporan keuangan Anda tidak perlu bingung lagi mencari kesana-kemari. Catat semuanya beserta tanggalnya. Oh ya, Anda sebaiknya selalu meminta struk setiap kali belanja di manapun. Jika tidak memungkinkan, bisa mencatatnya di ponsel Anda.

Membuat Jurnal Transaksi

Setelah Anda menggolongkan semua transaksi dan tanggalnya, kini saatnya Anda memindahkan transaksi-transaksi tersebut di jurnal transaksi. Oleh sebab itu agar tidak lupa maupun terlewat, sebaiknya Anda mencatat transaksi apa saja yang sudah Anda lakukan di bulan itu. Atau kalau perlu, catat setiap transaksi yang masuk maupun keluar setiap hari. Tentu saja jika Anda memiliki waktu. Paling tidak setiap seminggu sekali Anda mencatatnya agar tidak lupa.

Membuat Buku Besar

Setelah membuat jurnal transaksi, kini saatnya Anda memindahkan semua transaksi ke buku besar. Meskipun isinya sama, tapi di buku besar transaksi-transaksi yang ada akan dikelompokkan menjadi utang dan piutang. Selain piutang dan utang, ada juga akun kas di tabel yang berbeda. Karena judulnya buku besar, maka buku ini semestinya berisi semua catatan akun dan transaksi bisnis sehingga jangan sampai ada yang tertinggal.

Menyusun Neraca

Satu hal yang menjadi kunci keberhasilan Anda dalam menyusun neraca adalah bahwa kedua kolom debet dan kredit harus seimbang. Jika tidak, itu artinya telah terjadi kesalahan dalam pencatatan transaksi. Kesalahan tersebut bisa berupa salah menulis nominal atau peletakannya dalam akun golongan. Jadi, perhatikan baik-baik. Jika neraca ternyata salah, maka Anda juga harus neraca dengan hasil yang sudah mengalami pembetulan yang disebut dengan “neraca yang disesuaikan”.

Laporan Keuangan

Seluruh kegiatan pembukuan yang Anda lakukan adalah bertujuan untuk menyusun laporan keuangan. Dalam ilmu akuntansi, dikenal 4 macam laporan keuangan, yakni laporan arus kas, laporan perubahan modal, laporan rugi laba, dan neraca. Dari hasil laporan ini, Anda bisa melihat bagaimana kondisi bisnis UKM yang Anda jalankan.

Jangan dibayangkan menyusun pembukuan itu sangat sulit. Anda bisa membuat yang lebih sederhana asal tahu tips-tips pentingnya. Untuk awal kali mungkin hal itu memang sedikit susah karena memang Anda belum terbiasa. Namun seiring berjalannya waktu, Anda akan terbiasa dan bisa menyelesaikannya dengan cepat.

Saatnya perkembananga usaha digital berkembang pesat, sudah saatnya pencatatankeungan anda juga berbasis digital bersama Accurate online

Trial Accurate Online 

 

 

 

Inilah Saat Yang Tepat Untuk Merekrut Akuntan Di Perusahaan Anda

Inilah Saat Yang Tepat Untuk Merekrut Akuntan Di Perusahaan Anda

Ketika awal-awal merintis bisnis, mungkin Anda berpikir bahwa Anda bisa menangani masalah keuangan sendiri dengan baik. Namun siapa sangka seiring dengan tumbuhnya bisnis Anda, maka jumlah pengeluaran dan pemasukan pun juga menjadi lebih kompleks. Akibatnya, akun-akun yang perlu dicatat saat menyusun jurnal atau laporan akuntansi pun juga semakin banyak. Hal ini seorang akuntan di perushaan anda dengan di bantu software Accurate akan sangat membantu akuntan 

Dari sini, Anda pun menjadi lebih sulit mengendalikan keuangan dan berencana merekrut seorang akuntansi. Namun, apakah ini benar-benar Keputusan yang tepat? Ketahuilah kondisi saat Anda memang harus merekrut seorang akuntan.

Membayar Pajak Dengan Segala Estimasinya

Urusan membayar pajak memang menjadi suatu hal yang cukup membingungkan bagi pengusaha yang masih pemula di  dunia bisnis Apa lagi saat perusahaan semakin berkembang, maka perhitungan pajaknya mengenai aset-aset juga akan semakin rumit. Selain itu, jika Anda kurang cekatan dalam mengestimasi pajak, maka hal ini bisa membawa perusahaan Anda pada kerugian. Estimasi pajak perlu dilakukan untuk menghindari hal tersebut, dan Anda memerlukan seorang akuntan berpengalaman untuk itu. Seorang akuntan paham apa yang harus dilakukan agar pajak yang dibayar bisa seminimal mungkin.

Saat Bisnis Semakin Berkembang Dan Klien Bertambah Banyak

Semakin banyak jumlah klien dan partner bisnis maka jumlah transaksi yang dicatat juga akan semakin banyak. Hal ini bisa membuat Anda kewalahan dan kebingungan. Selain itu, jika Anda masih mengerjakannya seorang diri, tentu akan membuang-buang waktu Anda, bukan? Oleh sebab itu, menyewa jasa seorang akuntan akan membantu Anda menghemat banyak waktu sehingga Anda pun bisa fokus melakukan kegiatan lainnya misalkan memperluas jaringan pasar atau melakukan promosi.kehadiran akuntan di perusahaan akan membatu dalam pekerjaan anda

Saat Akan Ada Audit Departemen Pajak

Ketika bisnis Anda berkembang lebih besar, maka perusahaan pun tak akan luput dari yang namanya audit. Pihak auditor akan mengaudit apakah perusahaan Anda tidak melakukan pelanggaran pajak dan semuanya sudah sesuai dengan standar yang ada. Di saat inilah Anda akan memerlukan jasa seorang akuntan untuk memudahkan Anda dalam bekerja sama dengan pihak auditor. Seorang akuntan akan membantu Anda untuk memastikan bahwa Anda tidak melakukan pelanggaran terhadap Peraturan Pajak tertentu sehingga perusahaan pun bisa diselamatkan.

Menjalankan Software Keuangan

Memang program software akuntansi dibuat untuk memudahkan Anda dalam mengatur keuangan perusahaan. Tapi seiring , pencatatan dalam Berkembangnya bisnis aplikasi ini juga akan semakin kompleks dan seorang akuntansi lebih mengerti tentang tata cara pengelolaannya sehingga ia tahu apa yang harus dilakukan untuk memajukan perusahaan. Ingat, kehadiran software akuntansi memang memudahkan Anda, tapi Anda juga masih membutuhkan tenaga manual untuk mengelolanya, bukan?

Jika Anda tidak ingin menggunakan seorang akuntan untuk menjalankan software keuangan dalam bisnis Anda, Anda bisa menggunakan software akuntansi yang mudah digunakan dan sangat cocok untuk semua jenis usaha. Yakni dengan memakai software akuntansi Accurate ONLINE AOL. Salah satu software akuntansi yang user friendly dan sangat cocok digunakan untuk segala jenis usaha, karena fiturnya bisa disesuaikan dengan usaha milik Anda.

Jika bisnis Anda memang sudah cukup besar, dan Anda tidak sempat dalam mengurusi Management keuangan , sebaiknya segeralah untuk merekrut seorang akuntansi yang cukup handal dalam komputerisasi akuntansi.

Realtime Stock Online, Fitur Yang Sangat Membantu Pengusaha

Pernah  ngalamin cerita ,  Kamu lagi di luar kantor tiba-tiba ada klien yang menghubungi untuk menanyakan salah satu jenis produk. Tapi kamu gak hafal jumlah persediaan stok di toko kamu? Dan kamu juga kudet tentang stok barang, serta tidak memiliki aplikasi yang bisa cek langsung stock barang di toko atau aplikasi realtime stock online Fitur yang sangat membantu pengusaha dalam mengatasi hal ini adalaha ral time stcok online

Manajemen stock pada usaha akan membantu kamu untuk meningkatkan citra usaha yang kamu miliki. Dan tentunya tingkat kepercayaan pelanggan kepada kamu akan meningkat dengan sendirinya. Hal inilah yang tak boleh disepelekan oleh para pengusaha yang bergerak di perdagangan yang jumlah persediaan barangnya cukup banyak.Realtime stcok online sangat membantu sekali dalam hal ini.

Jika usaha kamu hanya fokus pada satu buah produk, maka manajemen persediaan tidak akan sulit dilakukan. Karena kamu bisa menghafalnya dengan mudah. Namun jika jenis barang yang tersedia pada usaha kamu cukup banyak, maka kamu tidak bisa hanya menghafalnya tanpa mencatat. Karena satu catatan akan lebih baik dibandingkan dengan beribu-ribu hafalan.

Kejadian kudet dengan stock barang toko sering dialami oleh sebagian besar Pengusaha yang ada di Indonesia, karena sedang sibuk mengurusi urusan lain seperti bertemu klien di luar, sedang dijalan, atau lagi melobby-lobby mencari konsumen baru membuat mereka lupa berapa banyak stok barang yang tersisa di toko. Tak mungkin sebagai pengusaha kamu mencatat stok persediaan secara manual di buku yang harus dibawa-bawa setiap saat (emang loo kira buku diary). Hehehe

Kejadian lupa stok, akibat tidak update dengan keberadaan produk di toko/gudang salah satunya dialami oleh Pak Joni seorang pengusaha retail elektronik di bilangan Jakarta. Ia mengalami masalah ketika dalam perjalanan, tiba-tiba seorang customer menelpon untuk memesan sebuah produk. Namun, Pak Joni tidak hafal dengan stock barang yang tersisa dan ia tidak memiliki aplikasi yang realtime stock online pada gadgetnya.

Pada akhirnya, Pak Joni langsung menghubungi staff tokonya yang berada di lokasi. Namun, hasilnya mengecewakan karena si staff yang dihubungi melalui pesawat telepon, tidak juga menjawab hingga pak Joni mengalami stress karena selalu dihubungi oleh si konsumen. Dan akhirnya hal ini membuat Pak Joni kecewa dan bisa membuat citra tokonya buruk di mata konsumen, tentunya kamu tidak mau kan mengalami apa yang terjadi pak Joni?

Pada akhirnya, Pak Joni memilih Software pembukuan Accuarae Online yang memiliki fitur realtime stock  .

Jadikan Accurate Online ‘Pahlawan’ Mu

Mau di bantu dengan accurate online?

Bekerja sebagai  seorang akuntan tidaklah mudah, karena harus berurusan dengan angka-angka uang yang tidak terlihat. Terkadang, seorang akuntan mengalami stress tingkat tinggi, sebab banyaknya tumpukan berkas-berkas keuangan perusahaan yang harus di input dan di hitung secara manual menggunakan Microsoft Excel. Tentunya ini akan melelahkan, dan Anda harus menghafal rumus-rumus Excel yang bisa membuat Anda keblinger duluan.dan tidak jamannya lagi laporan menggunakan excel, di era digital sekarang, accurate online sangat membatu dalam menjalankan binis apapun

Kelebihan Accurate Online

Accurate online, dapat di jalankan di mana saja , baik dari Laptop, Komputer, ataupun HP. Asal ada jaringan internet, accurate online dapat di akses dengan baik. kini accurate online dapat menajdi mitra sebagai pahlawanku. laporan keuangan dengan mudah dapat di akses

Tidak ada stress lahi , karena  Anda  sudah menemukan ‘pahlawan’yaitu accurate online  untuk membantu menyelesaikan berkas keuangan yang menumpuk. Sebab, Anda harus membuat laporan keuangan yang berbeda-beda, seperti laporan neraca, laporan arus kas, dan laporan laba rugi. Ini akan membuang waktu Anda jika dilakukan secara satu per satu, bahkan pekerjaan tersebut bisa membuat Anda lembur untuk menyelesaikan semuanya

 

Udah Siap Bikin Laporan Akhir Tahun? Dokumen dan Laporan ini Wajib Disiapkan!

Laporan Akhir tahun 

Sudah dekat laporan SPT tahunan Bagi sebagaian orang yang bekerja sebagai akuntan, hal yang perlu di siapakan adalah adalah laporan keuangan dan laporan pajak, mengurusi laporan akhir tahun bagi pekerjaan atau bisnis mereka. Seperti para pemilik usaha dan akuntan merupakan pekerjaan laporan akhir tuhan yang sudah merupaakn rutininitasnya

Menyiapkan laporan akhir tahun berupa laporan keuangan usaha dan perusahaan bukanlah hal yang mudah. Meskipun hal ini telah dilakukan secara rutin setiap tahunnya, bukan berarti dua tiga hari selesai. Bahkan kondisi ini tidak hanya terjadi pada pemula, laporan akhir tahun memang memusingkan bagi para pengusaha pengalaman maupun akuntan senior. Kadang, selama dua minggu par a pegusaha dan akuntan sering sekali lembur untuk menyelesaikan laporan akhir tahun mereka.

Sebenarnya apa saja sih yang harus disiapkan untuk mempersiapkan laporan akhir tahun? Jika Anda adalah pengusaha yang baru saja memulai usaha, kadang bingung apa saja yang harus dipersiapkan menjelang akhir tahun ini, baik itu data maupun laporan yang harus dilakukan. Nah berikut beberapa dokumen dan apa saja persiapan yang harus dipersiapkan menjelang akhir tahun.

Dokumen yang Harus Disiapkan

Ada cukup banyak dokumen yang harus Anda siapkan menjelang tutup buku. Dokumen ini harus Anda siapkan sejak bulan pertama tahun berjalan. Sehingga Anda harus membongkar kembali berkas-berkas pada bulan sebelumnya.

Bukti Transaksi

Setiap transaksi harus memiliki bukti, meskipun itu hanya secarcik kertas kusam. Bukti ini akan menjadi laporan yang harus dipersiapkan di akhir tahun. Namun, banyak sekali pengusaha yang mengabaikan untuk menyimpan bukti transaksi ini. Bahkan ada yang hanya dalam hitungan hari bukti transaksi tersebut hilang.

Jika bukti transaksi tidak ada, maka ini akan menyulitkan Anda dalam melakukan penjurnalan. Sehingga Anda harus menyiapkan tempat khusus untuk menyimpan bukti transaksi setiap bulan dari Januari-Desember. Sehingga memudahkan Anda untuk menemukannya.

Kumpulkan Rekening Koran

Jika Anda menggunakan sistem pembayaran dan penggajian karyawan menggunakan transfer bank, maka Anda diwajibkan utnuk mengumpulkan rekening koran  setiap bulannya. Rekening koran ini akan menjadi data penting dalam pembuatan laporan keuangan akhir tahun.

Jangan Lupa Jurnal

Setiap catatan transaksi yang pertama kali dilakukan adalah penjurnalan. Jika Anda merupakan pengusaha yang rapih dalam penjurnalan, maka seharusnya Anda tidak akan kesulitan menemukan jurnal  bulanan yang Anda miliki. Jurnal ini menjadi alat untuk menganalisis bukti transaksi dan rekening koran sebelum dicatat ke dalam akun.

Menjelang akhir tahun, Anda pun harus kembali mengumpulkan setiap jurnal harian yang dicatat selama satu tahun. Jurnal ini akan menjadi salah satu hal penting yang harus ada dalam laporan akhir tahun.

Buku Besar Harus Kembali Di Buka

Semua pengusaha harus memiliki buku besar, dan buku besar ini akan mencatat setiap perubahan yang terjadi pada akun-akun yang disebabkan oleh transaksi keuangan. Tentunya buku besar pada setiap perusahaan atau usaha berbeda-beda, tergantung pada kekayaan dan keuangan usaha kegiatan usaha, jumlah transaksi, dan mengenai informasi pada perusahaan.

Ketika menjelang akhir tahun, maka Anda pun harus menyiapkan buku besar yang sudah Anda buat setiap bulannya. Karena setiap bulan, tentunya Anda mengalami perubahan data keuangan, baik itu aktiva, hutang, dan perubahan modal setiap bulannya harus ada dalam buku besar.

Wajib Melihat Neraca

Usai buku besar selesai di analisis dan dirapikan kembali jika ada kesalahan, waktunya Anda memeriksa neraca saldo yang telah dibuat selama satu bulan, dua bulan atau tiga bulanan. Anda harus kembali mengecek catatan saldo debit dan kredit yang ada pada neraca bulanan Anda, apakah keduanya balance atau tidak. Jika tidak balance maka dalam neraca terdapat kesalahan.

Neraca memang wajib menjadi salah satu dokumen yang harus Anda siapkan untuk menggambarkan akun-akun Anda selama satu tahun penuh. Tentunya ini cukup membuat Anda bingung, namun jika Anda setiap bulan mengecek dan menuliskan neraca milik usaha Anda, maka itu akan memudahkan Anda dalam menyiapkan data untuk laporan akhir tahun.

Itulah beberapa hal yang harus Anda persiapkan menjelang tutup tahun. Dari kesemua itu, maka Anda harus membuat sebuah laporan keuangan ahunan. Laporan ini harus diselesaikan sebelum pertengahan bulan baru tahun baru. Dan jika Anda harus melaporkan pajaknya, maka Anda harus teleh menyelesaikan seluruh laporan keuangan sebelum 31 Maret.

Laporan keuangan apa saja yang harus Anda persiapkan untuk menyambut tahun baru. Berikut beberapa laporan wajib Anda siapkan menjelang tutup buku tahunan. Laporan keuangan akhir tahun akan menunjukan kondisi keuangan usaha Anda pada periode tertentu. Ada sekitar empat laporan keuangan yang wajib Anda bikin.

Laporan Neraca

Laporan neraca adalah laporan yang Anda buat untuk memperlihatkan aktiva (harta), kewajiban (hutang), dan modal perusahaan. Di dalam laporan neraca pun harus terpampang jumlah rupiah ketiga hal tersebut. Sehingga akan terlihat berapa neraca keuangan pada tahun ini.

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi merupakan laporan yang berisi jumlah uang yang pernah dikeluarkan selama tahun berjalan dan berapa uang yang masuk dalam tahun berjalan. Data untuk membuat laporan laba rugi ini merupakan laporan yang berasal dari catatan-catatan harian aktivitas usaha. Jika catatan tersebut hilang, maka Anda sulit dalam menentukan apakah kondisi usaha pada tahun berjalan sedang untung atau rugi.

Laporan Perubahan Modal

Laporan perubahan modal akan menggambarkan mengenai kondisi modal usaha saat ini. Apakah modal usaha Anda mengalami perubahan-perubahan. Atau usaha Anda mendapatkan suntikan modal. Disinilah pentingnya Anda harus membuat sebuah laporan perubahan modal. Sehingga Anda mengetahui tambahan modal, dan perubahan-perubahan modal yang terjadi.

Laporan Arus Kas

Tak boleh tertinggal untuk membuat laporan keuangan akhir tahun adalah laporan arus kas. Laporan arus kas ini akan menggambarkan mengenai arus kas masuk serta arus kas keluar selama satu tahun penuh.

Itulah laporan keuangan yang harus Anda siapkan di akhir tahun. Selain laporan keuangan tersebut, ada satu laporan yang cukup penting dan tak boleh tertinggal untuk Anda laporkan juga. Salah satunya laporan pajak. Setiap usaha wajib melaporkan pajak usahanya.

Laporan akhir tahun Pajak Usaha

Meskipun usaha Anda masih cukup kecil, Anda tetap diharuskan untuk membayar pajak. Namun banyak sekali usaha yang tidak membayar pajaknya karena tidak memiliki pembukuan yang rapih. Padahal pajak usaha yang harus dibayarkan tidak begitu besar bagi UKM yang omzetnya tidak lebih dari Rp 4,8 M dalam setahun, hanya 1% dari total omzet.

Memang sih, bagi sebagian pemilik usaha membuat laporan keuangan usaha sangat meribetkan. Malah bukti transaksi pun jarang dikumpulkan secara baik dan rapih. Jika Anda merasa ribet dalam membuat laporan keuangan tersebut, Anda bisa menggunakan software akuntansi  Accuarte online ( AOL )  untuk membuat semua laporan keuangan dan melakukan pencatatan transaksi sejak awal, sehingga tidak akan ada yang terlupakan.

Dengan menggunakan AOL, Anda hanya cukup memasukan data-data transaksi. Anda tidak perlu melakukan buku besar, dan tidak perlu membuat sebuah neraca. Sebab, semua sudah terprogram secara apik di AOL. Tentunya ini akan sangat memudahkan Anda dalam menyusun laporan keuangan dan juga laporan pajak.

Oh iya, jika Anda menggunakan AOL untuk membuat laporan pajak, merupakan pilihan yang sangat tepat. Sebab AOL sudah terintegrasi dengan e-faktur pajak bagi para pemilik usaha di Indonesia. Dengan AOL, maka Anda bisa dengan mudah membuat laporan akhir tahun bagi usaha Anda, baik itu laporan keuangan dan laporan pajak.

Untuk menghasilkan laporan keuangan tahunan yang baik, Anda harus memiliki catatan keuangan yang baik sejak awal tahun. Jika tidak, maka Anda akan sulit dalam menyusun laporan keuangan usaha Anda tersebut. Mulailah mencatat dengan baik untuk menghasilkan laporan yang baik. Selamat Mengerjakan laporan akhir tahun!

Berikut Cara Dan Contoh Laporan Keuangan, dan software accurate solusinya

Jika ingin memulai bisnis dengan menggunakan softw.are, software accurate lah yang palng mudah

Pernahkah Anda ingin membuka usaha namun tak bisa membuat laporan keuangan? Tenang, tips berikut ini dapat membuat Anda merasa lebih mudah untuk membuat laporan keuangan. Tak perlu ribet dan bisa dilakukan baik manual maupun dengan komputer. Seperti apa cara mudahnya? Berikut tips dari kami untuk Anda.

Pisahkan Keuangan Pribadi Dan Usaha

Software accurate paling mudah , Meski Anda merasa bahwa uang usaha adalah uang Anda, namun tak sebaiknya Anda mencampur keuangan pribadi dan usaha. Bila penghasilan Anda memang dari usaha, jadikan itu sebagai gaji, bukan uang Anda. Hal ini akan mempermudah pembukuan dan meminimalisir adanya penggunaan uang perusahaan untuk keperluan pribadi.

Ingat, meski ini perusahaan Anda, bukan berarti semua uang murni milik Anda. Ada juga untuk gaji pegawai dan pengeluaran lainnya seperti listrik dan logistik.

Pisahkan Berdasarkan Buku

Bila Anda hendak membuat laporan keuangan, agar tidak rancu, pisahkan berdasarkan buku.

Seperti ini contohnya:

  • Untuk transaksi penjualan tunai, sediakan tiga buku. Buku penjualan, buku kas dan buku persediaan barang.
  • Untuk transaksi penjualan non-tunai sediakan buku penjualan, buku piutang dan buku persediaan barang.
  • Sedangkan untuk transaksi pembelian tunai gunakan buku pembelian, buku utang dan buku persediaan barang.
  • Yang terakhir, untuk transaksi pembelian non-tunai gunakan buku pembelian, buku utang dan buku persediaan barang.

Laporan Keuangan

Untuk membuat laporan keuangan, Anda cukup menggunakan data-data dari buku tersebut yang dibagi menjadi data aktiva (jalur aktif) dan pasiva (jalur pasif). Misalnya:

Aktiva

Saldo

Pasiva

Saldo

Kas

Rp. 5.000.000

Utang

Rp 5.000.000

Persediaan Barang

Rp. 25.000.000

Modal

Rp 30.000.000

Saldo

Rp. 30.000.000

Total Saldo

Rp 35.000.000

 

Gunakan Software

Memang menyusun laporan keuangan semua ini secara manual bisa menjadi pilihan mudah ketika Anda masih baru memulai usaha. Namun bila Anda cukup piawai menggunakan program Excel, tak ada salahnya untuk membuat semua pembukuan ke dalam software tersebut. Atau Anda bisa menggunakan produk dari SolusiUKM yang akan membantu Anda dengan mudah melakukan pencatatan secara sistematis.

Selain itu program ini juga bisa digunakan untuk membuat laporan dengan minimalisir kesalahan. Rekan kerja dan pemilik saham pun bisa mengakses data dengan mudah. Anda juga bisa mengubahnya dengan lebih efisien dan tidak membutuhkan waktu lama untuk menggandakannya.

Bila Sudah Cukup Waktu, Tak Ada Salahnya Untuk Belajar

Bila Anda sudah cukup berpengalaman dalam setahun dua tahun, tak ada salahnya untuk belajar membuat laporan keuangan yang lebih detail. Berikut caranya:

  • Susun Neraca Saldo

Neraca saldo bisa diartikan sebagai daftar rekening buku besar dengan saldo debet atau kredit. Disusunnya neraca ini dilakukan bila semua jurnal sudah dibukukan ke dalam masing-masing rekening di buku besar.

  • Mengumpulkan Data

Agar makin akurat, diperlukan pengumpulan data transaksi kembali. Hal ini dilakukan untuk melihat apakah ada transaksi yang belum tercatat dan tidak sesuai dengan keadaan di akhir periode.

  • Susun Worksheet

Worksheet atau neraca lajur, disebut juga dengan kertas kerja, adalah cara yang memudahkan penyusunan laporan keuangan. Dimulai dari neraca saldo, kemudian pengumpulan data kembali.

Jangan Takut Bertanya

Agar tidak terjadi kerancuan, Anda juga bisa bertanya pada orang lain untuk hal-hal seperti ini. Tapi sebaiknya memang Anda bertanya pada orang yang benar-benar Anda percaya agar rahasia perusahaan tidak bocor kemana-mana.

Mentoring seperti ini juga akan memudahkan usaha Anda untuk ke depannya, dan jangan pernah ragu untuk membawa orang yang memang sudah ahli akuntansi untuk memudahkan bisnis Anda. Cukup mudah bukan? Untuk itu, Anda tak perlu bingung untuk memulai usaha meski tak mengerti bagaimana sebuah akuntansi bekerja. (PENULIS.ID)

 

software accurate solusi yang paling tepat untuk anda.

 

Contoh Laporan Keuangan Sederhana Untuk UKM Atau Bisnis Baru

Laporan keuangan merupakan hal yang harus dibuat oleh setiap pengusaha dalam periode waktu tertentu. Laporan keuangan akan membantu Anda dalam mengetahui kondisi finansial dari bisnis yang Anda jalankan. Namun, dalam penyusunan laporan keuangan ini ada banyak rangkaian yang harus dilakukan sehingga prosesnya pun memakan waktu cukup lama. Mempelajari cara membuat laporan keuangan belum cukup bila hanya dihafalkan, tapi harus langsung dipraktekkan. Berikut contoh laporan keuangan yang bisa Anda jadikan referensi.

Pertama-tama, yang perlu Anda lakukan adalah membuat transaksi penjualan dan transaksi pembelian. Dalam pembuatan ini, buku catatan yang dilibatkan adalah buku catatan pembelian, kas, persediaan barang, dan utang. Pertama-tama Anda harus menghitung neracanya dulu. Penghitungan neraca didapat dengan menghitung jumlah modal dan utang.

Contoh Soal:

Pada laporan keuangan , Pak Andi telah mendirikan bisnis kue nastarnya sejak satu tahun yang lalu dengan modal sebesar Rp5.000.000. Dari bisnisnya tersebut, jumlah keuntungannya terus bertambah hingga ia berhasil memegang uang tunai sebesar Rp3.000.000 saat ini. Di gudang terdapat persediaan barang sebesar Rp4.000.000. dalam melakukan kegiatan operasionalnya, Pak Andi juga utang ke supplier sebanyak Rp2.000.000. Pada tanggal 1 Desember, Pak Andi melakukan transaksi penjualan dengan seorang pelanggannya dan berhasil mengirim kue nastarnya sejumlah Rp1.000.000. lalu 3 hari setelahnya, pelanggannya yang ada di Lombok ingin memesannya juga sehingga transaksi yang terjadi sebesar Rp1.500.000.

Seperti yang telah disebutkan bahwa langkah awal adalah dengan membuat neracanya.

Neraca

Aktiva

Saldo

Passiva

Saldo

Uang Tunai

Rp3.000.000

Utang

Rp2.000.000

Persediaan Barang

Rp4.000.000

Modal

Rp5.000.000

Saldo Keseluruhan

Rp7.000.000

Saldo Keseluruhan

Rp7.000.000

 

Satu hal yang perlu diingat dalam pembuatan neraca adalah harus seimbang antara jumlah aktiva dan passivanya. Contoh neraca dia atas adalah neraca yang benar karena jumlah total keseluruhan antara kolom yang kiri sama dengan yang kanan. Setelah selesai, kini saatnya Anda menyusun perubahan. Adanya transaksi penjualan yang dilakukan Pak Andi akan mempengaruhi laporan pada buku kas dan buku penjualan. Berikut cara menyusun laporan keuangannya.

Buku Kas

Tanggal

Keterangan

Debet

Kredit

Saldo

30 November

Saldo kas awal

Rp3.000.000

Rp3.000.000

1 Desember

Penjualan Tunai

Rp1.000.000

Rp4.000.000

4 Desember

Penjualan Tunai

Rp1.500.000

Rp5.500.000

 

Buku Penjualan

Selain buku kas, Adana transaksi penjualan tersebut tentu saja juga harus dicatat ke dalam Buku Penjualan. Berikut rinciannya.

Tanggal

Keterangan

Jumlah

1 Desember

Omset

Rp1.000.000

4 Desember

Penjualan Tunai

Rp1.500.000

 

Dalam prakteknya, sebuah bisnis tak hanya menerima pendapatan sebagai hasil dari penjualan barangnya. Untuk bisa menghasilkan produk tersebut, sebuah perusahaan perlu mengeluarkan sejumlah uang tertentu yang disebut dengan biaya operasionalnya. Maka dari itu, laporan keuangan juga tak hanya seputar pendapatan tapi juga pengeluaran. Berikut lanjutan contoh soal mengenai pengeluaran bisnis Pak Andi.

Pada prakteknya, Pak Andi mengeluarkan biaya seperti membayar tagihan listrik sebesar Rp700.000 pada tanggal 6 Desember. Selain itu, untuk mendukung kegiatan promosinya beliau juga harus membayar tagihan internet sebesar Rp500.000 di hari yang sama. Pak Andi juga harus mengantarkan kue-kuenya ke para konsumennya sehingga ia pun menghabiskan uang Transport sebesar Rp100.000 seminggu setelahnya.  maka berikut penghitungan pada laporan keuangannya. Perlu Anda ketahui bahwa aktivitas pengeluaran ini akan mempengaruhi buku kas dan buku biaya.

Buku Kas

 Di buku kas, Anda harus mencatat semuanya, bukan hanya biaya tapi juga saldo awal serta hasil penjualan tunai yang diterima. Sehingga penulisannya sebagai berikut.

Tanggal

Keterangan

Debet

Kredit

Saldo

30 November

Saldo Kas Awal

Rp3.000.000

Rp3.000.000

1 Desember

Penjualan Tunai

Rp1.000.000

Rp4.000.000

4 Desember

Penjualan Tunai

Rp1.500.000

Rp5.500.000

6 Desember

Tagihan Listrik

Rp700.000

Rp4.800.000

6 Desember

Tagihan Internet

Rp500.000

Rp4.300.000

13 Desember

Biaya Transport

Rp100.000

Rp4.200.000

 

Buku Biaya

Berbeda dengan buku kas, di buku biaya ini Anda hanya memasukkan sejumlah biaya yang diperlukan untuk kegiatan operasional, tanpa harus menuli saldo serta penjualan tunai. Jadi, lebih sederhana dibanding buku kas.

Tanggal

Keterangan

Jumlah

6 Desember

Tagihan Listrik

Rp700.000

6 Desember

Tagihan Internet

Rp500.000

13 Desember

Transport Antar Barang

Rp100.000

 

 

Bagaimana, membuat laporan keuangan tidak sesulit yang Anda bayangkan, bukan? Dengan mengetahui prinsip dasar membuat laporan keuangan sederhana di atas, Anda dapat lebih mudah memahami kondisi keuangan Anda. Jadi, apakah Anda sudah siap membuat laporan keuangan Anda? Selamat mencoba

Semua laporan keungan ini daapt menggunakan dengan accurate online