9 Cara Sederhana Membangun Bisnis UKM Tanpa Modal

Ingin memulai UKM tapi belum memiliki modal? Anda tak sebaiknya berkecil hati dan mengurungkan niat untuk membuka usaha tersebut. Pasalnya, hal tersebut bisa tercapai dengan cara-cara sederhana kembangkan UKM tanpa modal berikut ini.

Mulai Dari Nol

Mungkin terkesan tidak mungkin untuk memulai UKM tanpa modal bila dimulai dari nol. Tapi itu bisa. Intinya adalah jangan berhutang dan tidak menginginkan keuntungan cepat.

Bila Anda berhutang, Anda tak akan segera dapat untung dan bisa jadi semua keuntungan Anda habis hanya untuk membayar hutang. Meski usaha Anda lancar dan besar, kalau hutangnya juga besar akan sama saja. Anda bisa memulai dulu dengan bisnis sampingan seperti online shop untuk menumpuk modal dari bisnis idaman Anda.

Pilih Yang Anda Sukai

Bila Anda berkesempatan untuk mengambil bisnis UKM yang Anda sukai, sebaiknya ambil pilihan tersebut. Karena, melakukan sesuatu yang Anda sukai akan terasa lebih menyenangkan daripada yang tidak.

Namun bila pilihan tersebut tak bisa diambil (misal karena modal atau alat yang tidak ada) maka Anda tak sebaiknya memaksakan diri untuk mengambilnya.

Ambil Risiko

Jangan takut untuk mengambil risiko ketika Anda baru mengembangkan UKM tanpa modal, karena tanpa mengambil risiko Anda tak akan mendapatkan hasil yang sempurna.

 Namun, bukan berarti Anda harus ceroboh. Tetap pikirkan baik-baik risiko tersebut sebelum Anda memutuskan untuk mengambilnya. Apakah hasilnya akan fatal? Ataukah Anda kira-kira masih bisa mendapatkan untung setelahnya?

Tidak Ikuti Tren Dengan Mudah

Salah satu hal yang kerap dilakukan oleh orang yang ingin membangun bisnis UKM adalah melihat tren dan langsung mengikutinya. Berharap mereka akan mendapatkan keuntungan instan. Padahal keuntungan tersebut tak akan didapat tanpa ide-ide baru dari apa yang sudah tren.

Tidak semua yang tren bisa membuat Anda mendapatkan untung secara cepat, karena pesaingnya pun sangat tinggi. Apalagi bila para saingan Anda memiliki ide-ide menarik yang berbeda meski jualan utamanya sama.

Memiliki Ide Menarik, Tak Harus Orisinal

Sama seperti poin sebelumnya, ide yang menarik untuk Bisnis UKM Anda tak harus orisinal. Anda bisa mengusung dari apa yang sedang tren lalu membuat sesuatu yang berbeda dari hal tersebut. Seperti pisang nugget isi coklat atau yang lainnya. Intinya, Anda tetap berjualan yang sedang tren, bila memang ingin usaha yang seperti itu, namun ide ada tetap menaik agar konsumen tertarik untuk membeli apa yang Anda jual.

Manfaatkan Peluang

Bila Anda mendapatkan peluang seperti ikut di sebuah acara secara gratis, maka tak sebaiknya Anda menyia-nyiakan peluang tersebut. Sebab, bisa jadi Peluang  ini adalah jalan untuk bertemu dengan konsumen yang lebih besar.

Mengikuti acara-acara dengan banyak pengunjung memang tidak menjamin keuntungan, namun ada baiknya Anda untuk mencoba mengikutinya. Dengan begitu, para konsumen akan mengenal Anda.

Jangan Takut Dengan Saingan

Saingan banyak bukan berarti Anda tak bisa sukses, saingan sedikit juga tak berarti Anda akan sukses. Karena itu Anda tak sebaiknya ciut dengan usaha Anda ketika Anda tahu bahwa usaha Anda memiliki saingan. Saingan justru bisa membuat Anda makin rajin dalam berinovasi. Memacu Anda untuk lebih sukses ke depannya.

Jangan Putus Ketika Dapat Masalah

Ketika Anda mendapati masalah pada usaha Anda (namun tidak bangkrut) sebaiknya Anda tidak segera memutuskan untuk menutup usaha tersebut. Pasalnya, ini hanyalah fase yang bisa Anda lalui dan akan membuat Anda belajar tentang bisnis yang baik.

Apalagi, bila usaha Anda sudah sukses, maka tak sebaiknya Anda meninggalkan usaha tersebut. Banyak juga pengusaha UKM yang menutup usaha pertamanya untuk membuka usaha baru. Namun bila Anda yakin dengan usaha pertama Anda, sebaiknya tetap jalankan saja.

Disiplin

Semua yang Anda lakukan tak ada artinya bila Anda tak disiplin dalam melakukannya, termasuk UKM. Seperti kalimat kekinian, “Jangan kasih kendor,” Anda pun tak sebaiknya kendor dalam menjalankan usaha Anda. Dengan kedisiplinan, Anda akan belajar banyak hal dan bisnis Anda akan menjadi konsisten.

Demikian saran sederhana mengembangkan bisnis UKM tanpa modal dari SolusiUKM, semoga dapat membantu Anda semua yang ingin segera melancarkan usaha.

Memahami Akuntansi Perpajakan Sebagai Strategi Menganalisa Pajak Usaha

Sejak tahun 1983, Indonesia sudah menerapkan sistem self assesment dalam perpajakan. Tentunya sangat membantu Wajib Pajak (WP) dalam menetapkan jumlah pajaknya yang ia tanggung secara mandiri. Prinsip tersebut dilakukan dengan penghitungan metode akuntansi perpajakan sebagai strategi menganalisa pajak usaha dan perusahaan.

Maksud dari strategi pajak bukan berarti Anda harus melakukan kecurangan dalam penentuan total pajak yang akan Anda bayarkan. Tetapi akuntansi perpajakan digunakan agar pembayaran pajak sesuai dengan regulasi yang berlaku dengan sistem perpajakan di Indonesia.

Sebab, akuntansi perpajakan memiliki peran untuk menangani, mencatat, dan mengkalkulasi serta menetapkan strategi pajak yang harus diambil oleh sebuah usaha atau perusahaan. Dengan menerapkan akuntansi pajak sebagai strategi menganalisa pajak usaha, maka akan diketahui jumlah pajak yang harus dibayarkan oleh si pemilik usaha.

Apa Sih Akuntansi Perpajakan?

Banyak yang mengira akuntansi hanyalah sebuah aktivitas pencatatan keuangan usaha. Akuntansi tidak sesempit itu, di akuntansi terdapat berbagai bidang lainnya salah satunya bidang akuntansi perpajakan yang sedang kita bahas.

Akuntansi perpajakan adalah salah satu cara untuk mengetahui jumlah pajak yang terhutang oleh si usaha ataupun oleh perusahaan. Dalam dunia pajak, memang tidak mengenal istilah akuntansi. Namun dikenal dengan istilah pembukuan dan pencatatan, tetapi sistem pajak saat ini mengharuskan sebuah usaha atau perusahaan memiliki dan menerapkan sistem akuntansi dengan baik. Pembukuan dan pencatatan merupakan salah satu aktivitas yang tidak bisa dilepaskan dari akuntansi.

Apa bentuk akhir dari akuntansi perpajakan? Akuntansi perpajakan akan menghasilkan sebuah laporan. Sama dengan akhir dari proses akuntansi yaitu laporan keuangan, sementara akuntansi pajak akan menghasilkan laporan perpajakan.

Bagaimana perhitungan pajak? Perhitungan pajak disesuaikan dengan peraturan perpajakan yang berlaku. Terkadang regulasi perpajakan selalu diganti dan disesuaikan pada kondisi tertentu, seperti pada tahun 2016 Pemerintah Indonesia melaksanakan taxamnesti, dimana WP tidak diharuskan untuk membayar pajak terhutang, sanksi administrasi, serta sanksi pidana.

Selain itu, regulasi lain yang dikeluarkan oleh pemerintah berkaitan dengan pajak usaha seperti para pemilik UKM yang omzetnya dalam satu tahun kurang dari Rp 4,8 miliar hanya membayar pajak sebesar 1 % dari omzet.

Dengan adanya regulasi tersebut, memudahkan pengusaha dalam mengelola akuntansi perpajakan mereka. Selama ini, banyak pengusaha yang takut terkena pajak usaha yang dianggap cukup besar, pada akhirnya pemerintah memilih untuk meringankan para pengusaha dalam membayar pajak usaha mereka dan Anda tidak perlu takut lagi dalam mengelola pajak usaha.

Fungsi Akuntansi Pajak

Kita tidak boleh hanya mengetahui definisi akuntansi perpajakan saja, tetapi kita pun harus mengetahui fungsi dari akuntansi pajak. Agar usaha atau perusahaan milik Anda bisa paham mengenai akuntansi perpajakan itu sendiri. Apa saja fungsi akuntansi perpajakan:

Akuntansi perpajakan sebagai analisa. Akuntansi perpajakan sebagai strategi menganalisa pajak usaha dan perusahaan, tentunya strategi yang dilakukan adalah strategi positif bukan untuk penggelapan biaya pajak yang harus dibayarkan.

Menganalisa Total Pajak Di masa depan. Dengan menerapkan akuntansi perpajakan sebagai strategi menganalisa pajak usaha bukan hanya untuk saat ini, tetapi juga untuk di masa depan.

Alat implementasi. Akuntansi perpajakan berguna untuk mengimplementasikan dan menginformasikan laporan keuangan fiskal dalam bentuk laporan keuangan komersil.

Alat dokumentasi, sebagai alat dokumentasi perpajakan dengan baik sebagai alat evaluasi perusahaan.

Peran Akuntansi Perpajakan

Akuntansi perpajakan sebagai strategi menganalisa pajak usaha memiliki peran penting dalam jalannya usaha. Seperti :

Membuat Rencana Dan Strategi Pajak

·         Memberikan analisa dan perkiraan suatu potensi pajak di masa depan

·         Sebagai arsip dan dokumentasi pajak untuk bahan evaluasi dan pemeriksaan

·         Melakukan aktivitas akuntansi pada sebuah laporan komersial ataupun fiskal perusahaan

Demikianlah beberapa hal penting dalam mengelola akuntansi perpajakan pada usaha yang Anda miliki. Memang menjalankan akuntansi perpajakan sebagai strategi menganalisa pajak usaha bukanlah hal yang mudah. Agar Anda tidak merasa sulit dalam mengelola akuntansi pajak, Anda harus melakukan pencatatan dan pembukuan usaha Anda.

Tak sampai disitu, Anda pun harus mengetahui istilah-istilah yang sering muncul dalam mengurus pajak usaha. Bagi pengusaha yang sudah sering melakukannya sudah hafal apa saja istilah yang sering muncul, namun buat Anda yang baru sekali dua kali mengurus pajak usaha pasti lupa akan hal itu. Beberapa istilah berikut ini bisa menjadi acuan Anda saat mengurus akuntansi perpajakan.

Istilah Akuntansi Perpajakan

Beban Pajak Atau Penghasilan Pajak

Kedua istilah ini adalah istilah mengenai pemasukan pajak saat ini (current tax) dan pajak tangguhan (deffered tax) yang dihitung dalam laporan laba dan rugi periode akuntansi.

Merupakan keuntungan maupun kerugian dalam satu periode akuntansi yang dihitung dengan dasar peraturan perpajakan dan menjadi dasar perhitungan.

Pajak Penghasilan

Istilah pajak yang satu ini mungkin sudah sering Anda dengar, ketika Anda mengurus pajak usaha, istilah yang satu ini pasti Anda temukan. Pajak ini dikenakan atas penghasilan kena pajak perusahaan.

Pajak Penghasilan Final

Pajak ini bersifat final ketika Anda sebagai pemilik perusahaan telah melunasinya. Dimana kewajiban pajak sudah final dan penghasilan dikenakan pajak penghasilan final tidak digabungkan dengan penghasilan jenis lain yang sudah terkena pajak yang tidak kena penghasilan pajak tidak final. Namun tidak semua perusahaan dikenakan pajak jenis ini, hanya suatu penghasilan tertentu saja.

Kewajiban Pajak Tangguhan

Ini merupakan pajak terhutang untuk periode mendatang sebagai perbedaan temporer kena pajak.

Aset Pajak Tangguhan

Jumlah pajak penghasilan terpulihkan pada periode mendatang akibat timbulnya perbedaan di masa sebelumnya yang dikurangkan dan sisa kompensasi kerugian penghasilan.

Itulah beberapa istilah yang harus Anda ketahui dalam mengurus akuntansi perpajakan. Akuntansi perpajakan sebagai strategi menganalisa pajak usaha secara tepat dan sesuai dengan regulasi yang berlaku bagi setiap perusahaan dan usaha.

Sehingga saat Anda mengurus pajak usaha, Anda bisa dengan mudah dan menegtahui langkah-langkah apa saja yang harus Anda jalankan untuk mengetahui prosesnya, serta menjadi satu hal penting dalam mengetahui fungsi dan istilah yang sering digunakan. Sehingga Anda tak perlu bingung ketika mengurus pajak usaha yang Anda miliki.