Masa-masa seperti saat ini, antara bulan Januari sampai April merupakan masa pelaporan pajak. Baik orang pribadi maupun badan wajib membayar pajak tepat waktu. Jika Anda atau perusahaan tidak membayar pajak tentu saja Anda akan mendapatkan sanksi dan denda. Sanksi maupun denda dalam perpajakan ini tidak dapat Anda abaikan begitu saja. Karena dalam beberapa kasus, ada wajib pajak yang harus membayar denda dalam jumlah yang banyak bahkan ada juga yang sampai gulung tikar. Agar perusahaan dan Anda tidak mengalami kendala atau masalah dengan pajak bisnis. Maka sebaiknya perusahaan perlu menyiapkan beberapa hal dalam musim pajak ini. Apa saja yang perlu disiapkan perusahaan di musim pajak? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

NPWP

Agar pelaporan pajak bisnis berjalan dengan baik dan lancar, maka pertama Anda harus menyiapkan NPWP. Fungsi dari NPWP sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya

SPT

Setiap wajib pajak terutama yang sudah memiliki NPWP memiliki kewajiban untuk melaporkan SPT. Fungsi dari SPT sebagai surat yang digunakan oleh wajib pajak untuk melaporkan penghitungan pajak, penghasilan, harta, objek pajak, atau kewajiban pajak lainnya yang disebutkan dalam peraturan perundang-undangan perpajakan. Untuk membuat atau mengisi SPT tidak bisa sembarangan/semau sendiri

SPT Masa

SPT Masa merupakan SPT yang digunakan untuk melaporkan pajak dalam kurun waktu tertentu yakni bulanan. Jenis pajak yang harus  dilaporkan pada SPT Masa, seperti: Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 15, PPh Pasal 21, PPh Pasal 22, PPh Pasal 23, PPh Pasal 25, PPh Pasal 26, PPh Pasal 4 ayat (2), Pajak Pertambahan Nilai (PPn) dan Pajak Penjualan Barang Merah PPnBM), serta Pemungut PPn.

SPT Tahunan

Berbeda dengan SPT Masa, SPT Tahunan wajib dilaporkan setiap tahun atau pada akhir tahun pajak. SPT Tahunan sendiri bagi menjadi dua yaitu SPT Tahunan Perorangan dan SPT Tahunan Badan. SPT Tahunan Badan sebenarnya sama dengan SPT Tahunan perorangan, hanya objek nya saja yang berbeda, satu orang dan yang satu badan. Formulir SPT Tahunan Badan yakni 1771. Adapun batas waktu pelaporan SPT Tahunan Badan adalah empat bulan setelah masa pajak jika dihitung jatuhnya pada tanggal 30 April.

PEMBUKUAN

wajib pajak badan di Indonesia wajib menyelenggarakan pembukuan, Pembukuan sendiri berfungsi Sebagai data dan informasi keuangan yang meliputi harta, kewajiban, modal, penghasilan dan biaya, harga perolehan dan penyerahan barang/jasa. Dengan kata lain perusahaan menyusun laporan keuangan berupa neraca dan laporan laba rugi pada setiap tahun pajak berakhir.

Demikian Informasi Apa saja yang dibutuhkan untuk Laporan Pajak, Anda juga dapat menggunakan Software Akuntansi Accurate sebagai alat bantu untuk membuat pembukuan dan juga di dalam software akuntansi Accurate terdapat fitur untuk membantu membuat Laporan pajak anda

Baca Juga : Fitur Software akuntansi Accurate Online bagi Perusahaan Anda