Pembangunan Sarana Dan Pembiayaan Infrastruktur Di Indonesia

Kebutuhan membangun Infrastruktur di Indonesia sangatlah berarti demi kemajuan suatu bangsa. Indonesia salah satu negara berkembang dan ikut serta dalam menyongsong kemajuan teknologi pada Revolusi Industri 4.0 yang akan datang. Pembangunan infrastruktur juga diperlukan pembiayaan yang terencana untuk merealisasikannya.

Kemajuan suatu negara dapat di nilai dari berkembangnya sumber daya manusia dalam pengelolaan potensi sumber daya alamnya. Hal tersebut bisa berkaitan erat pada pembangunan infrastruktur dengan memanfaatkan potensi sumber daya manusia dan kemajuan teknologi.

Pembangunan Infrastruktur di Indonesia khususnya masih terkendala dengan pendanaan. Kebutuhan membangun infrastruktur tahun 2019 membutuhkan modal sekitar Rp. 5.000 Triliun (Sumber : Detikcom).

Di Indonesia infrastruktur yang sudah berjalan saat ini adalah pembangunan akses jalan tol yang terintegrasi, Bandar Udara, pembangunan alat transportasi umum terintegrasi seperti MRT & LRT.

This image has an empty alt attribute; its file name is Infrastruktur.png

Baca Juga : Sistem Integrasi Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta

Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) hanya mampu memenuhi sekitar 41,3 % dari kebutuhan dana untuk infrastruktur. Untuk itu dibutuhkan alternatif pembiayaan selain dari APBN. Pengelolaan pembiayaan sangat diperlukan bagi pembangunan infrastruktur.

Dalam pembiayaan lain-lain pendapatan bisa di ambil dari nilai investasi perusahaan, Tax ratio maupun dana pensiun yang sudah dikelola pemerintah. Sistem pembiayaan atau financing bisa diartikan sebagai pendanaan yang diberikan oleh suatu pihak kepada pihak lain untuk mendukung investasi yang telah direncanakan, baik dilakukan sendiri maupun lembaga. Dengan kata lain, pembiayaan adalah pendanaan yang dikeluarkan untuk mendukung investasi yang telah direncanakan.

Berikut Grafik Pembiayaan Anggaran RI. Sumber : Kementrian Keuangan

Sistem pembiayaan sangat berkaitan dengan sistem akuntansi biaya. Penerapan akuntansi biaya mempunyai peranan penting dalam perekonomian suatu negara ataupun bidang usaha serta bisa merencanakan suatu pendapatan.

Baca Juga : Macam-macam Jurnal Khusus, Pengertian dan Manfaatnya

Pencatatan pembiayaan bisa diproses dalam sistem transaksi penerimaan. Sehingga bisa tercatat dan terintegrasi sampai ke laporan keuangan (Neraca Keuangan). Accurate Accounting Software mempunyai fitur yang terintegrasi dengan sistem pembiayaan, Sehingga pelaporan pembiayaan dan sistem pendapatan bisa disajikan dengan baik dan dapat menunjang suatu proses pembangunan khususnya Infrastruktur di Indonesia.

 

This image has an empty alt attribute; its file name is logo_accurate-abckground-putih-1.png

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *