Bisnis

Tujuan Stock Opname dan Tahapan nya Dalam Bisnis Ritel

Pada jenis udaha retail pasti ada kegiatan stock opname, stock opname untuk mengetahui ketersediaan barang, pada kesempatan ini saya akan memberikan informasi mengenai Tujuan Stock opname dan tahapan nya dalam bisnis ritel, silahkan di simak yaa

Stock opname adalah salah satu bentuk kegiatan perhitungan persediaan stok barang di gudang sebelum dijual. Kegiatan ini memang cukup menyita waktu, karena kamu akan memeriksa dan melakukan perhitungan barang yang ada di dalam gudang secara langsung

Tujuan Stock Opname Dalam Bisnis Ritel

Pada dasarnya, Stock Opname dilakukan bertujuan untuk memastikan persediaan barang tercatat secara akurat pada pembukuan perusahaan.

Hal ini dilakukan sebagai upaya pengendalian internal stok barang secara khusus, dan pengendalian proses bisnis secara umum.

Dalam perkembangannya, stok opname tidak hanya dilakukan untuk mengetahui jumlah persediaan, tetapi juga membantu proses penghitungan kas, aset, utang, dan piutang.

Risiko Stock Opname

Proses Stock Opname menimbulkan risiko terjadinya selisih jumlah barang yang ada di gudang persediaan dengan yang ada dalam pembukuan.

Beberapa opsi yang biasanya dilakukan jika risiko selisih jumlah adalah hasil selisih stok barang dibebankan kepada perusahaan dengan membuat jurnal penyesuaian.

Opsi lain, perusahaan membebankan kepada petugas yang bertanggung jawab pada divisi persediaan untuk mengganti kekurangan tersebut.

Jika terjadi kelebihan stok barang, petugas disarankan melakukan pemeriksaan ulang untuk mengetahui kemungkinan terdapat transaksi yang belum dicatat.

Manfaat Stock Opname

Sebelum ke Standar Operasional Prosedur (SOP) stock opname, lihat dulu apa saja manfaat dan tujuan stock opname

  1. Memunculkan data valid persediaan perusahaan.
  2. Menjadi alat kontrol terhadap pengawasan persediaan perusahaan.
  3. Agar dapat diketahui Harga Pokok Produk (HPP) dan dapat dijadikan acuan perkiraan laba-rugi perusahaan.
  4. Dapat dijadikan sebagai informasi kondisi barang secara kuantitas maupun kualitas.
  5. Sebagai pembanding stok dari satu periode laporan dengan periode laporan selanjutnya, sehingga kontrol stok dapat efisien.

3 Tahapan dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) Stock Opname

Berikut ini adalah langkah – langkah Standar Operasional Prosedur (SOP) stock opname :

1.   Persiapan Stok Opname

3-7 Hari sebelum proses stock opname komunikasi harus dilakukan dengan bagian gudang. Beberapa hal yang harus disiapkan :

  1. memberi perintah kepada pihak gudang untuk menyiapkan tag/stiker tertentu yang digunakan untuk memberi tanda stok yang telah dihitung nantinya pada saat dilakukan stock opname.
  2. Menginstruksikan orang gudang untuk merapikan stok dengan menatanya sesuai kode dan jenis barang, sehingga pada saat melakukan stock opname tidak terjadi kerancuan karena masalah lokasi barang yang tidak beraturan.
  3. Bagian gudang diinstruksikan untuk melengkapi stok gudang dengan barcode yang sesuai dengan program. Setiap barang yang ada di gudang sudah memiliki kode barang tersendiri, ini untuk memudahkan tim penghitung pada saat dilakukannya proses stock opname.
  4. Selain itu bagian gudang juga diwajibkan untuk menyiapkan stiker dengan tulisan “TIDAK DIHITUNG”. Stiker ini nantinya digunakan untuk barang-barang yang tidak perlu dihitung pada saat dilakukannya stock opname. 

Baca Juga : Pengertian Struktur Biaya Untuk Bisnis

Barang-barang yang tidak perlu dihitung ini antara lain:

  1. Barang/stok yang masuk selama proses stock opname, atau yang masuk setelah tanggal cut off stock opname.
  2. stock yang bersifat titipan dari pihak lain atau yang sering disebut konsinyasi. Barang ini tidak perlu dihitung karena tidak boleh diakui sebagai stok.
  3. stock rusak yang sudah tidak bisa diretur dan yang nilainya disepakati untuk dihapus. Untuk Barang yang seperti ini lebih baik peletakannya disendirikan penyimpanannya di dalam gudang tertentu.

 

2.   Tahapan Penjabaran Pekerjaan

Jika sudah sampai pada tahap ini, artinya hari pelaksanaan stock opname sudah bisa untuk dimulai. Tahap persiapan ini biasanya dilakukan menjelang H-1. Hal yang perlu dipersiapkan pada saat tahap ini antara lain:

  1. Mengumpulkan seluruh tim untuk melakukan briefing terkait pelaksanaan stock opname yang akan dilakukan. Di sini perlu dijabarkan secara detail mengenai tugas masing-masing orang yang akan terlibat dalam proses stock opname. pastikan mereka menerima briefing tugas dengan jelas sehingga kedepannya tidak terjadi mis komunikasi dan salah perhitungan yang akan berdampak tidak baik untuk perusahaan.
  2. Memberikan arahan kepada bagian gudang untuk melengkapi inputan terkait mutasi barang sampai dengan ditutupnya jam operasional pada H-1.
  3. Meminta bagian gudang untuk menghentikan mutasi barang terhitung semenjak ditutupnya jam operasional sampai dengan selesainya proses stock opname.

Baca Juga : Store Resmi Accurate di Jakarta Selatan

3.  Tahapan Stock Opname

Pada Tahapan ini stock opname dimulai. Hal yang harus dilakukan pada langkah ini adalah:

  • Memastikan ulang bahwa seluruh transaksi yang berhubungan dengan stok sudah masuk semua kedalam program.
  • Setelah semua stok sudah ter-input ke program, print semua stok dari program yang akan dijadikan pedoman stok. 
  • Hasil dari print ini kemudian akan dibagikan kepada pihak accounting di tiap tiap bagian tim stock opname. Usahakan yang menerima hasil print bukanlah orang gudang, karena orang gudang tidak boleh tahu stok versi program pada saat melakukan penghitungan.
  • Proses stock opname mulai berjalan, setiap stok yang sudah dihitung diberi tag/ stiker agar tidak terjadi double penghitungan.
  • Setiap lembar stok yang sudah penuh diisi dengan hasil opname, kemudian diserahkan ke bagian tim input untuk mulai disalin ke software excel terlebih dulu. Format excel yang digunakan ini harus bisa menunjukkan perbandingan stok versi program dengan hasil stock opname, sehingga bisa diketahui stok mana saja yang terjadi selisih.
  • Kemudian setelah proses stock opname selesai, yang perlu dilakukan selanjutnya adalah melakukan pengecekan ulang atas stok yang selisih. Apakah terjadi salah hitung atau memang terjadi selisih atas stok.
  • Setelah semua proses selesai, maka hasil stock opname tersebut diserahkan ke bagian accounting untuk dilakukan adjustment stock atau penyesuaian persediaan ke program.

Baca juga :  Cara Beli dan Berlangganan Accurate Online Terbaru

Jika tahapan diatas sudah diselesaikan, prosedur stock opname bisa dikatakan sudah selesai. sebaiknya stok opname ini rutin dilakukan supaya pengontrolan barang di perusahaan juga bisa terkontrol lebih detail.

Untuk memudahkan proses stock opname di perlukan nya software untuk stock opname, Accurate Accouting software memiliki fitur persediaan barang untuk stock opname, juga terdapat laporan kartu stock untuk mengetahui keberadaan dan jumlah barang.

Permudah pembukuan dan juga kontrol ketersediaan barang anda dengan Accurate Online, dapatkan free trial selama 30 hari disini

 

 

Related posts

Pengertian Modernisasi Dampak Positif dan Negatif Modernisasi Dalam Bisnis

Rika Angraini

5 Akibat Mengabaikan Sistem Akuntansi Pada Bisnis

admin

Manajemen Stok Barang untuk Bisnis

Agus Fadhil
Promo PPKM